Makassar, Bineka.co.id – M. Munir Mangkana resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Sulawesi Selatan periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel Khas Makassar, Sabtu (2/5/2026).
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh pimpinan sidang setelah melalui proses penjaringan calon ketua yang mengacu pada rekomendasi Pengurus Besar Muaythai Indonesia.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, memperhatikan surat rekomendasi Pengurus Besar Muaythai Indonesia, hasil tim penjaringan bakal calon ketua Muaythai 2026–2030 memutuskan dan menetapkan serta mengesahkan saudara Haji Muhammad Munir Mangkana sebagai Ketua Provinsi terpilih Muaythai Sulsel 2026–2030,” ujar pimpinan sidang.
Usai Musprov, agenda dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru yang dipimpin Wakil Ketua Umum Muaythai Indonesia, Fahrurazi. Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, La Nyalla Mattalitti, berhalangan hadir karena agenda kenegaraan.
Dalam sambutannya, Munir Mangkana menegaskan fokus utama kepengurusan baru adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat daerah serta mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda kompetisi nasional.
Menurutnya, Sulsel memiliki potensi besar untuk meraih prestasi lebih tinggi di cabang olahraga Muaythai, mengingat dukungan atlet dari 24 kabupaten/kota.
“Setelah ini kita persiapan Porprov dan PON Bela Diri serta seleksi daerah untuk persiapan Nyala Combat di bulan Agustus dan Pekan Bela Diri di Manado, Sulawesi Utara,” ujarnya.
Munir menilai target medali emas bukan sesuatu yang mustahil bagi Sulsel. Ia optimistis kualitas atlet yang dimiliki mampu bersaing di level nasional jika mendapat pembinaan yang tepat.
“Kita seharusnya merebut emas, bukan perak atau perunggu, apalagi ditunjang oleh 24 kabupaten kota yang punya banyak atlet potensial,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun visi bersama dalam organisasi agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah.
“Kita mendayung perahu ini ke lautan hingga ke dermaga yang dituju,” tambahnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Muaythai Indonesia, Fahrurazi, memberikan dorongan kepada pengurus baru untuk serius membangun pembinaan atlet tanpa membebani mereka secara finansial. Ia menilai Sulsel memiliki karakter petarung yang kuat, sehingga potensi atlet Muaythai di daerah ini dinilai sangat besar jika dikelola secara profesional.
“Saya menginginkan betul, kalau anak Sulsel dikalungkan emas dalam PON,” katanya.
Ia juga meminta seluruh pengurus kabupaten/kota segera membentuk kepengurusan definitif dan melakukan pencarian bibit atlet potensial di daerah masing-masing.
“Segera musyawarah kabupaten kota di 24 kabupaten/kota. Pengurus yang sudah dilantik harus mencari bibit-bibit atlet yang selama ini belum mendapat ruang berkembang,” tegasnya.
Selain itu, Fahrurazi mendorong atlet asal Sulsel yang kini berada di luar daerah untuk kembali memperkuat tim daerah dalam ajang nasional mendatang.
“Putra-putri Sulsel yang ada di luar daerah perlu dipanggil kembali agar pembinaan berjalan dan mereka bisa membela Sulsel di PON,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan