Selayar, Bineka.co.id Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mendorong perluasan akses layanan keuangan hingga masyarakat di desa dan pulau-pulau kecil. Kondisi geografis sebagai daerah kepulauan dinilai masih menjadi salah satu kendala masyarakat dalam menjangkau layanan sektor jasa keuangan.

Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tidak hanya membahas program di tingkat kabupaten, tetapi memastikan akses keuangan benar-benar menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Hal itu disampaikan Natsir Ali saat membuka Rapat Koordinasi TPAKD Kabupaten Kepulauan Selayar di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, jarak dan keterbatasan transportasi menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat Selayar dalam mengakses layanan keuangan.

“TPAKD harus menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan dukungan sektor jasa keuangan,” kata Bupati Natsir Ali.

Ia meminta hasil koordinasi TPAKD tidak berhenti pada rekomendasi, tetapi diterjemahkan menjadi langkah nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Kelompok yang dinilai perlu mendapat perhatian antara lain petani, nelayan dan pelaku UMKM.

“Kita punya potensi dan masyarakat yang mau bekerja. Yang perlu kita pastikan adalah akses dan kesempatan itu benar-benar sampai kepada mereka,” ujarnya.

Kredit UMKM Selayar Tumbuh 4,26 Persen

Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch. Muchlasin mengatakan tingkat inklusi keuangan di Sulawesi Selatan telah mencapai 94,27 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal untuk terus memperluas akses layanan keuangan, termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Data OJK menunjukkan kredit perbankan di Selayar hingga Juli 2026 tumbuh 2,91 persen secara tahunan. Sementara kredit untuk sektor UMKM tumbuh lebih tinggi, yakni 4,26 persen.

Porsi kredit UMKM tersebut mencapai 41,11 persen dari total kredit di Selayar.

Meski demikian, OJK mendorong pelaksanaan program TPAKD di Selayar dilakukan secara masif dan merata. Perluasan tersebut terutama diarahkan kepada masyarakat di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin, Wakil Bupati Selayar, Sekda, jajaran OJK, pimpinan perbankan serta ASN Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.