Jakarta, Bineka.co.idPersaingan industri pergadaian mulai mengarah ke skala nasional seiring bertambahnya perusahaan gadai swasta yang memperluas wilayah operasionalnya ke seluruh Indonesia.

Terbaru, PT Gadai Elektronik Jakarta mendapat persetujuan untuk meningkatkan lingkup wilayah usaha dari tingkat provinsi menjadi nasional. Dengan persetujuan tersebut, perusahaan dapat menyelenggarakan kegiatan usaha pergadaian di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Persetujuan itu diberikan melalui Surat OJK Nomor S-74/PL.02/2026 tanggal 27 Agustus 2026, setelah perusahaan memenuhi persyaratan dan melengkapi dokumen perizinan sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39 Tahun 2024 tentang Pergadaian sebagaimana diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29 Tahun 2025.

Ekspansi tersebut menambah daftar perusahaan pergadaian swasta yang telah memperoleh persetujuan untuk beroperasi secara nasional. Sebelumnya, persetujuan serupa telah diberikan kepada PT Gadai Mas Nusantara, PT Gadai Sakti Jakarta dan PT Pusat Gadai Indonesia.

Perusahaan-perusahaan tersebut kini melengkapi ekosistem pergadaian nasional bersama PT Pegadaian (Persero) yang lebih dahulu beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Tidak berhenti pada empat perusahaan tersebut, sejumlah perusahaan gadai lainnya juga disebut telah mengajukan permohonan dan masih menjalani proses perizinan untuk meningkatkan lingkup usaha menjadi nasional.

Pinjaman Industri Tembus Rp160,78 Triliun

Perluasan wilayah usaha terjadi ketika bisnis pergadaian tengah mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi.

Pada Juli 2026, penyaluran pinjaman industri pergadaian mencapai Rp160,78 triliun. Nilai tersebut tumbuh 50,73 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Dari total pinjaman tersebut, produk gadai masih mendominasi dengan penyaluran Rp136,39 triliun atau 84,43 persen.

Pertumbuhan juga terlihat dari sisi pendanaan. Pada periode yang sama, sumber pendanaan perusahaan pergadaian mencapai Rp126,93 triliun atau meningkat 65,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendanaan tersebut terutama berasal dari pinjaman yang diterima sebesar Rp111,46 triliun atau 87,81 persen. Sementara surat berharga yang diterbitkan mencapai Rp15,47 triliun atau 12,19 persen.

Perluasan Akses Jadi Tantangan

Perluasan wilayah usaha diharapkan tidak hanya meningkatkan skala bisnis perusahaan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan pergadaian yang legal dan terdaftar.

Dengan cakupan nasional, perusahaan pergadaian dapat menjangkau masyarakat di lebih banyak daerah sekaligus membuka akses pembiayaan melalui layanan jasa keuangan formal.

Penguatan industri juga diarahkan pada peningkatan kapasitas usaha, tata kelola, transparansi dan keberlanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan terpercaya.

Industri pergadaian juga didorong untuk terus berkembang secara sehat dan inklusif, sehingga pertumbuhan bisnis tidak hanya diikuti oleh ekspansi wilayah, tetapi juga peningkatan kualitas layanan serta tata kelola perusahaan.

Dengan semakin banyak perusahaan yang memperluas operasi secara nasional, industri pergadaian kini menghadapi pasar yang lebih luas sekaligus persaingan yang semakin terbuka.