Makassar, Bineka.co.id – 
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) guna memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis di berbagai daerah di Sulsel.

Program yang dibiayai melalui APBD ini menjadi bentuk komitmen Andi Sudirman Sulaiman bersama Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat kualitas infrastruktur transportasi di Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan program difokuskan pada ruas jalan dengan tingkat mobilitas tinggi yang berfungsi sebagai penghubung antarwilayah serta mendukung distribusi barang, jasa, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Berdasarkan laporan perkembangan terbaru, proyek MYP terbagi dalam lima paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Pekerjaan meliputi pengaspalan jalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid pada titik-titik prioritas.

Pada Paket 2, pengerjaan dilakukan di beberapa ruas, di antaranya ruas batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang berupa pekerjaan laston lapisan antara AC-BC STA 01+625. Di ruas Panciro–Batas Kota Makassar dilakukan pengerjaan AC-BC dan beton bahu jalan FC’15 STA 00+800.

Selain itu, pada ruas Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar dilakukan pembangunan bahu jalan beton FC’15 STA 00+100. Ruas Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba juga dikerjakan dengan pembangunan lapis aus beton dan bahu jalan beton FC’15 STA 09+900. Sementara di ruas Palleko–Towata dilakukan pekerjaan lapisan aus STA 02+125, dan pada ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto dilakukan pemasangan lapis fondasi agregat kelas A STA 13+575.

Untuk Paket 3, pengerjaan mencakup pemasangan batu talud di ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang STA 04+425 R. Sementara pada ruas Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung dilakukan pekerjaan AC-BC STA 00+175 L/R.

Pada Paket 4, pekerjaan berlangsung di ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo berupa pengerjaan AC-BC STA 7+750 dan STA 8+000. Di ruas Impa-Impa–Anabanua dilakukan pengamanan tanaman STA 13+650 R, sedangkan di ruas Doping–Atapange dilakukan pemasangan batu talud gandeng mortar STA 11+450 R. Adapun ruas Batas Soppeng–Ulugalung dikerjakan dengan beton FC’15 STA 2+675 R.

Sementara itu, Paket 5 meliputi pembangunan saluran di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae STA 14+925. Pada ruas Ujung Lamuru–Palattae dilakukan pemasangan batu mortar STA 9+400 serta pengerjaan AC-BC pada STA 7+550 dan STA 7+450.

Saat ini sejumlah pekerjaan masih berada pada tahap pengaspalan, pembangunan bahu jalan, dan penguatan struktur jalan guna meningkatkan daya tahan terhadap beban kendaraan maupun aktivitas lalu lintas harian.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai menunjukkan perubahan signifikan setelah dilakukan perbaikan.

Ia menyebutkan bahwa beberapa ruas yang sebelumnya rusak kini telah diaspal dengan kondisi yang lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Pemprov Sulsel menilai infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan logistik, serta meningkatkan akses layanan dasar masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Pemerintah juga menargetkan program MYP dapat berjalan sesuai jadwal agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas dan distribusi barang maupun jasa di Sulawesi Selatan.