Makassar, Bineka.co.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merespons beredarnya potongan video dan informasi di media sosial mengenai pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Pemerintah meminta masyarakat memahami pernyataan tersebut secara utuh.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo-SP Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin menjelaskan bahwa pernyataan gubernur muncul saat peringatan Hari Jadi Maros pada 7 Juli. Penjelasan itu bertujuan meluruskan informasi yang beredar.
“Saya ingin menjelaskan mengenai keterangan atau pernyataan Pak Gubernur pada saat Hari Jadi Maros, 7 Juli lalu,” katanya
Ia menegaskan bahwa gubernur tidak mendukung aksi tanam pisang di ruas jalan provinsi. Menurutnya, aksi tersebut dapat menghambat proses pembangunan dan perbaikan jalan.
Pemerintah tetap berkomitmen membangun jalan provinsi. Program MYP 1000 KM menjadi salah satu program strategis pemerintah daerah. Pelaksanaannya mengikuti tahapan dan perencanaan yang telah disusun.
“Pak Gubernur ingin menyampaikan kepada masyarakat agar aksi tanam pisang itu tidak dilakukan karena akan menghambat proses pembangunan ataupun perbaikan jalan,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan program tersebut. Pemerintah juga meminta masyarakat bersabar selama proses pembangunan berlangsung secara bertahap.
Menurutnya, seluruh ruas jalan dalam Program MYP 1000 KM akan dikerjakan sesuai rencana. Pemerintah optimistis target pembangunan dapat tercapai dengan dukungan masyarakat.
“Kami memahami aksi tanam pisang sebagai bentuk aspirasi masyarakat, tetapi kami berharap penyampaian aspirasi dilakukan secara konstruktif,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap masyarakat menjaga penggunaan jalan agar tetap aman dan lancar. Pemerintah juga menegaskan komitmennya menyelesaikan pembangunan 1.000 kilometer jalan provinsi secara bertahap sesuai perencanaan.

Tinggalkan Balasan