Bone, Bineka.co.id – Andi Sudirman Sulaiman bersama Andi Asman Sulaiman melakukan ground breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan infrastruktur irigasi.
Rehabilitasi DI Bengo merupakan bagian dari Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi yang mencakup Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo dengan total anggaran sebesar Rp268,9 miliar.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga telah memulai pelaksanaan Paket 4 MYP rehabilitasi irigasi yang mencakup wilayah Regional Luwu dan Toraja melalui ground breaking di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.
Khusus untuk Kabupaten Bone, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp118 miliar guna merehabilitasi delapan daerah irigasi, yakni DI Unyi, DI Lanca, DI Jaling, DI Salomekko, DI Waru-Waru, DI Bengo, DI Selli Coppobulu, dan DI Lalengrie.
Menurut Andi Sudirman, jaringan irigasi tersebut telah dibangun sejak masa kolonial dan saat ini mengalami berbagai kerusakan, terutama kebocoran pada saluran utama yang menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian kurang optimal. Oleh karena itu, rehabilitasi difokuskan pada perbaikan saluran utama guna meningkatkan pasokan air bagi para petani.
Khusus DI Bengo, proyek rehabilitasi ini akan mendukung pengairan sekitar 2.600 hektare lahan persawahan yang menjadi salah satu penopang utama produksi pertanian masyarakat di Kabupaten Bone.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap rehabilitasi jaringan irigasi tersebut dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta penguatan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.
Melalui program rehabilitasi irigasi yang terintegrasi, pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan air bagi sektor pertanian sehingga mampu mendukung peningkatan hasil produksi dan keberlanjutan pembangunan pertanian di daerah.

Tinggalkan Balasan