Makassar, Bineka.co.id – Andi Sudirman Sulaiman menyatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk penanganan dua titik tanggul jebol yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara.

Hal tersebut disampaikan bersamaan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin terkait penanganan bencana banjir yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Menurut Andi Sudirman, kerja sama tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mempercepat penanganan bencana agar dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Melalui sinergi tersebut, dukungan Kodam XIV/Hasanuddin akan memperkuat pelaksanaan tanggap darurat di lapangan hingga ke tingkat Komando Distrik Militer (Kodim). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan bencana sekaligus mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Kerja sama ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam percepatan penanganan bencana agar dapat terlaksana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Andi Sudirman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dapat memperkuat upaya penanganan banjir di Luwu Utara, termasuk percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana, seperti tanggul yang jebol.

Selain mendukung proses tanggap darurat, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana sehingga warga terdampak dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Semoga sinergi ini semakin memperkuat upaya kita dalam melindungi masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana di Luwu Utara,” tutupnya.