Makassar, Bineka.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur (Lutim), Jumail Mappile, menegaskan bahwa kerja sama dalam pengelolaan komoditas daerah seperti pasir menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki wilayahnya. Salah satu komoditas yang dinilai memiliki prospek besar adalah pasir yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut Jumail, endapan pasir yang banyak terdapat di dasar sungai selama ini justru menjadi persoalan lingkungan karena memicu pendangkalan aliran sungai dan meningkatkan risiko banjir saat musim hujan.

”Kalau saya rasa penting, pertama dari segi fisiknya, pasir memang kita disana ini adalah potensi yang sangat besar,” ujarnya.

Melalui skema kerja sama tersebut, pemerintah daerah tidak hanya berupaya mengoptimalkan potensi ekonomi pasir, tetapi juga melakukan penataan lingkungan secara berkelanjutan. Pengelolaan yang baik diharapkan dapat mengurangi sedimentasi sungai sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi daerah.

Selain memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah, proyek pengelolaan pasir juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Aktivitas tersebut diproyeksikan membuka lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja lokal.

”Nah, kemudian tentu bagi pemerintah daerah ada sumber pendapatan baru, bisa memberi pendapatan kepada daerah,” tambahnya.

Jumail juga mengingatkan pentingnya komitmen perusahaan yang terlibat untuk menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) secara nyata di wilayah operasional. Menurutnya, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa seluruh pihak yang menjalin kerja sama wajib mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar pengelolaan komoditas pasir dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

”Nah, pihak-pihak yang bekerja sama ini harus mematuhi aturan juga,” pungkasnya.