Makassar, Bineka.co.idCabang olahraga (cabor) barongsai resmi menjadi salah satu nomor yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7-14 November 2026.

Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sulsel, Yonggris Lao, menyambut keputusan tersebut dengan penuh rasa syukur dan optimisme. Menurutnya, kehadiran barongsai di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu menjadi tonggak sejarah penting bagi perkembangan olahraga barongsai di Sulsel.

“Keputusan ini menjadi bukti bahwa Barongsai semakin diakui sebagai cabang olahraga prestasi yang memiliki sistem pembinaan, aturan pertandingan, serta potensi atlet yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” kata Yonggris Lao.

Ia menyampaikan apresiasi kepada KONI Sulsel, panitia Porprov XVIII Wajo-Bone, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan kepada olahraga barongsai untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan olahraga daerah.

Menurut Yonggris, selama ini barongsai kerap dikenal sebagai seni pertunjukan yang sarat nilai budaya. Namun, di balik itu, olahraga tersebut juga menuntut kemampuan fisik yang tinggi, ketangkasan, disiplin, keberanian, kerja sama tim, serta sportivitas.

Karena itu, keikutsertaan barongsai dalam Porprov dinilai menjadi momentum strategis untuk memperluas pembinaan atlet muda sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel.

“Barongsai bukan hanya sekadar seni pertunjukan yang sarat nilai budaya, tetapi juga olahraga yang menuntut kekuatan fisik, ketangkasan, disiplin, keberanian, kerja sama tim, dan sportivitas yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai kehadiran barongsai dalam Porprov juga mencerminkan semangat keberagaman dan persatuan. Olahraga ini terbuka bagi seluruh kalangan tanpa memandang suku, agama, ras, maupun latar belakang budaya.

“Barongsai telah menjadi olahraga milik bersama yang mampu mempererat persaudaraan dan memperkaya khazanah olahraga Indonesia,” ungkapnya.

FOBI Sulsel pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus olahraga, pelatih, atlet, pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi hingga masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembinaan olahraga barongsai agar semakin maju dan berprestasi.

Yonggris berharap Porprov XVIII Sulsel dapat berjalan sukses, melahirkan atlet-atlet terbaik daerah, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus menjadi momentum kebangkitan olahraga Sulawesi Selatan menuju prestasi yang lebih tinggi.

“Barongsai Maju, Sulawesi Selatan Berprestasi,” tutupnya.

Bone Matangkan Persiapan

Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Bone telah melaporkan berbagai persiapan menuju Porprov Sulsel 2026 saat audiensi dengan Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin di Ruang Kerja Wabup Bone, Rabu 24 Juni 2026.

Ketua KONI Bone, Asiswa Karim menyampaikan berbagai perkembangan persiapan yang telah dilakukan, termasuk kesiapan cabang olahraga, sarana dan prasarana pendukung, serta kebutuhan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Porprov berjalan lancar dan sukses.

Wakil Bupati Bone menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk mendukung penuh pelaksanaan Porprov Sulawesi Selatan Tahun 2026. Menurutnya, menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan secara matang.

“Porprov bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat citra Kabupaten Bone sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar,” ujar Andi Akmal.

Lebih lanjut, Andi Akmal berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone, KONI, seluruh cabang olahraga, serta berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mewujudkan penyelenggaraan Porprov yang sukses dari sisi prestasi, administrasi, maupun dampak ekonomi bagi masyarakat.

Melalui koordinasi yang intensif dan persiapan yang terencana, Pemkab Bone optimistis pelaksanaan Porprov Sulsel 2026 dapat berlangsung dengan baik serta menjadi momentum kebangkitan olahraga dan promosi daerah di tingkat provinsi