Lutra, Bineka.co.id – Save the Children resmi meluncurkan dua program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Luwu Utara, Selasa (19/5/2026). Kedua program tersebut yakni ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women) dan CORE (Cocoa Resilience and Empowerment).

Peluncuran program berlangsung di Ruang Meeting Bapperida Kabupaten Luwu Utara dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan daerah serta mitra pembangunan.

Program ELEVATE merupakan inisiatif pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender melalui penguatan ekonomi perempuan yang mendapat dukungan dari Uni Eropa. Program ini dijalankan di Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur bersama sejumlah mitra, yakni Forum Pengada Layanan, LBH Apik, LPP Bone, Sulawesi Cipta Forum, dan Wallacea.

Melalui program tersebut, Save the Children menargetkan terciptanya perlindungan bagi perempuan dan anak perempuan dari kekerasan berbasis gender sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi mereka guna memutus rantai kerentanan sosial.

Selain ELEVATE, Save the Children juga meluncurkan program CORE yang berfokus pada penguatan pemenuhan hak anak, perlindungan perempuan, serta peningkatan ketahanan ekonomi dan adaptasi perubahan iklim di masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Utara, Misnawati Andi Abdullah Rahim, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas perempuan agar mampu mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan berbasis gender yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Luwu Utara, Muharman, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan program ELEVATE dan CORE melalui kolaborasi bersama para mitra pembangunan.

Kick off kedua program tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Luwu Utara, Aspar, mewakili Bupati Luwu Utara.

Dalam sambutannya, Aspar menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam pelaksanaan program Save the Children agar hasil dan pembelajaran dari program tersebut dapat direplikasi di wilayah lain.

Ia juga menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam memastikan perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta ketangguhan keluarga dan masyarakat menghadapi tantangan krisis iklim.