Makassar, Bineka.co.id – Sekolah Islam Athirah bersiap merayakan hari ulang tahun ke-42 dengan sejumlah agenda pengembangan pendidikan, perluasan jaringan sekolah, hingga penguatan kolaborasi alumni. Momentum perayaan tahun ini juga menjadi refleksi atas pertumbuhan institusi pendidikan tersebut yang kini terus memperluas jangkauan di berbagai daerah.

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengatakan pihaknya bersyukur karena Athirah kini telah hadir di beberapa wilayah, termasuk Kajolalido, Bukit Baruga, dan Bone.

“Di ulang tahun yang ke-42, kami bersyukur sudah ada di Kajolalido, sudah ada di Baruga, sudah ada di Bone. Bone SD-nya sudah jalan, PAUD 2 sekarang ya, jadi kami terus mengembangkan dan mohon doanya,” ujar Syamril.

Tema perayaan HUT ke-42 Athirah tahun ini mengusung semangat “Bersama Menginspirasi Diri, Bersama Menginspirasi Bangsa.” Ia menyebut, pihak yayasan tengah mematangkan rencana ekspansi sekolah ke sejumlah daerah baru. Beberapa wilayah yang sedang dipertimbangkan antara lain Parepare, Kendari, hingga Palu.

“Nanti kami lihat dulu mana yang kira-kira cocok untuk kita mulai kembangkan,” katanya.

Saat ini, jumlah siswa Athirah disebut telah mendekati 4.000 orang. Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, pihak sekolah menargetkan jumlah peserta didik dapat mencapai angka tersebut secara penuh.

Selain itu, Athirah juga memiliki lebih dari 600 guru dan karyawan yang terlibat dalam pengelolaan pendidikan di berbagai unit sekolah.

Syamril menjelaskan, peningkatan kualitas pendidikan juga terlihat dari capaian akademik siswa. Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jumlah siswa yang diterima perguruan tinggi negeri mengalami kenaikan signifikan.

“Tahun sebelumnya hanya 30-an, sekarang mendekati 60-an. Jadi 57 orang, tahun sebelumnya hanya 32–34-an,” ujarnya sembari menyampaikan dari jumlah tersebut, sekitar 19 siswa diterima di Universitas Indonesia (UI) melalui jalur prestasi.

Athirah juga mencatat prestasi di tingkat internasional. Para siswa rutin meraih medali dalam kompetisi global, termasuk ajang internasional di Thailand. Selain itu, tiga tim siswa Athirah berhasil lolos dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).

Menurut Syamril, pencapaian tersebut tidak lepas dari upaya sekolah dalam menyiapkan fasilitas, program pembelajaran, pengembangan guru, serta pelayanan kepada siswa dan orang tua.

Di sisi lain, Athirah juga memperkuat keterlibatan alumni. Hingga saat ini, jumlah alumni yang berhasil terdata mencapai sekitar 27 ribu orang yang tersebar di berbagai bidang profesi.

“Kami juga berkolaborasi dengan alumni. Lusa, hari Sabtu, ada pembentukan ikatan alumni SD Kajolalido,” kata Syamril.

Ia menambahkan, alumni Athirah telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pengusaha, politisi, dosen, dokter, hingga profesi lainnya, yang diharapkan dapat terus memberi kontribusi bagi masyarakat.