Makassar, Bineka.co.id – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyatakan kesiapan menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026.

Sejumlah langkah persiapan telah dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan dan layanan kepada pengguna jasa bandara tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman selama masa arus mudik maupun arus balik.

Berdasarkan proyeksi operasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diperkirakan melayani sekitar 557.229 penumpang sepanjang periode Angkutan Lebaran 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu yang mencapai 527.610 penumpang.

Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat diproyeksikan mencapai 3.954 pergerakan selama masa posko Lebaran berlangsung.

Lonjakan penumpang saat arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, dengan jumlah penumpang sekitar 37.344 orang dalam satu hari.

Adapun puncak arus balik diprediksi berlangsung pada H+6 Lebaran atau 28 Maret 2026, dengan proyeksi sekitar 39.225 penumpang, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan kembalinya masyarakat ke kota tujuan masing-masing.

Untuk menjaga kelancaran operasional selama periode tersebut, sebanyak 1.254 personel disiagakan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Personel tersebut berasal dari internal PT Angkasa Pura Indonesia serta dukungan unsur eksternal seperti TNI, Polri, Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, ground handling, dan instansi terkait lainnya.

Mereka akan bertugas mengawasi operasional penerbangan, memberikan pelayanan kepada penumpang, serta menjaga keamanan di area bandara selama masa Angkutan Lebaran.

Kesiapan operasional juga diperkuat dengan optimalisasi fasilitas di sisi udara (airside) dan sisi darat (landside).

Di area airside dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap runway, taxiway, apron, serta fasilitas keselamatan dan navigasi penerbangan untuk memastikan seluruh infrastruktur siap digunakan.

Sementara di sisi landside, penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi area check-in, ruang tunggu, area kedatangan, serta pengaturan arus pergerakan penumpang agar proses perjalanan di bandara tetap lancar dan nyaman.

Selain itu, Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Posko ini menjadi pusat koordinasi untuk memantau operasional penerbangan dan pelayanan penumpang selama periode Lebaran.

General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan berbagai langkah telah dilakukan untuk memastikan bandara siap menghadapi lonjakan trafik penumpang.

“Berbagai persiapan telah dilakukan baik dari sisi operasional maupun pelayanan guna memastikan Bandara Sultan Hasanuddin siap menghadapi peningkatan trafik penumpang selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Kami juga terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari maskapai penerbangan, regulator, hingga seluruh stakeholder di lingkungan bandara guna memastikan seluruh aspek operasional dan pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan pihak bandara juga mengantisipasi berbagai dinamika operasional, termasuk kemungkinan pengaruh cuaca terhadap perjalanan udara.

“Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta datang lebih awal ke bandara. Kami juga mengingatkan tips perjalanan 3,2,1 yaitu 3 jam sebelum jadwal penerbangan sudah berangkat menuju bandara, 2 jam sebelum keberangkatan sudah berada di area check-in, dan 1 jam sebelum keberangkatan sudah berada di ruang tunggu. Dengan perencanaan waktu yang baik, proses perjalanan di bandara dapat berjalan lebih lancar dan nyaman,” jelasnya.

Selain kesiapan operasional, pengelola bandara juga menghadirkan berbagai kegiatan bagi pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran.

Beberapa aktivitas disiapkan di area terminal, seperti penambahan area bermain anak, penampilan musik, parade Lebaran, serta pembagian takjil kepada penumpang selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan suasana perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi para penumpang.

Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan layanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa selama Angkutan Lebaran 2026. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga terus diperkuat agar perjalanan masyarakat pada masa mudik dan arus balik dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.