Bineka.co.id, Makassar – Cobalah berkendara di jalan raya dan melihat kendaraan khususnya mobil yang lalu lalang. Tidak mungkin kamu tak menemukan satu atau lebih mobil merk Toyota.
Toyota menjadi salah satu brand mobil paling diminati masyarakat Indonesia. Bukan hanya alat transportasi, mobil ini telah menjelma menjadi simbol keluarga dan juga kemapanan.
Harganya relatif murah, bengkelnya pun ada dimana-mana yang pada akhirnya segendang sepenarian dengan resale value alias harga jual kembali yang cenderung tinggi, meski telah dipakai beberapa tahun. Ini menjadi beberapa alasan mengapa Toyota selalu jadi idaman.
Marketing Manager Kalla Toyota, Suliadin mengakui hal tersebut. Selain karena kualitas dan varian harga yang bersahabat di semua kalangan, plus deretan promo, Kalla Toyota juga didukung oleh perusahan asuransi yang memberi pelayanan prima.
“Kalla Toyota juga terus memberikan edukasi terkait Program Free Servis hingga 3 Tahun, melakukan servis berkala tepat waktu, serta dukungan & kerjasama dengan pembiayaan dan asuransi yang tentunya memberikan pelayanan prima,” jelasnya kepada Bineka.co.id melalui keterangan tertulis, Kamis 28 Februari 2025.
Ketersediaan Bengkel dan Suku Cadang Resmi
Ia menyampaikan tingginya harga jual kembali mobil Toyota salah satunya disebabkan karena kenikmatan dan kemudahan yang bisa didapatkan oleh para konsumen. Ia mencontohkan, bengkel resmi (Otoxpert) dan suku cadang original yang banyak dan murah.
“Harga jual kembali dari Toyota yang tinggi dan kompetitif sangat didasari oleh kualitas dan layanan bengkel resmi Kalla Toyota dengan jaringan yang ada dimana-mana. Sehingga, apabila sudah waktu servis berkala, dapat dilakukan dimanapun. Seperti diketahui bahwa, nilai jual kembali kendaraan salah satunya ditentukan oleh variable Riwayat Servis Berkala kendaraan tersebut,” terangnya.
“Bengkel Resmi Toyota ada dimana-mana. Bahkan jika terjadi kendala diperjalanan, kapanpun pelanggan dapat menghubungi Kalla Care, dan Toyota Mobile Service akan langsung ke lokasi anda,” tambahnya lagi.
Selain persoalan kualitas dan layanan. Ada faktor lain yang menyebabkan harga jual kembali akan Toyota bisa tinggi. Ada musabab kesadaran dan kepercayaan yang panjang, baik dan lama telah dibangun oleh Kalla Toyota dan brand Toyota itu sendiri.
Hal ini disoroti oleh Pakar Psikologi yang juga Kepala Prodi Psikologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Ichlas Nanang Afandi ketika diwawancarai Bineka.co.id, Jum’at 29 Agustus 2025.
“Ini soal trust publik, kepercayaan publik, yang kedua bentuk reputasi dan reputasi itu tidak dibangun satu dua hari trust publik itu tidak dibangun satu dua hari, jadi toyota itu pemain lama dan sudah membangun trust publik reputasi bertahun-tahun,” pungkasnya.
Ia bahkan membandingkan Toyota dengan merek-merek lain yang baru datang dari negari tirai bambu. Meski datang dengan teknologi dan harga yang kompetitif. Masih kalah jauh dari dominasi Toyota. Ichsan bahkan membandingkannya dengan brand pabrikan Jepang lain seperti Suzuki, yang juga sudah lama mengakar di industri otomotif tanah air pun, masih kalah jauh.
“Jadi kalau pertanyaannya merk china jatuh sekali depresiasinya karena mereka belum berhasil membangun reputasinya,” tuturnya.
“Suzuki itukan brand jepang juga lama mi juga, tapi reputasinya tidak pernah semegah toyota karena suzuki mungkin ada faktor yang tidak bisa dipuaskan oleh konsumen orang indonesia,” tambahnya lagi.
Jika ada brand otomotif yang sudah lama mengakar dan belum bisa mendominasi market otomotif, sederhananya ia belum memiliki reputasi dan belum bisa menjawab kebutuhan dan masalah masyarakat.
“Berarti tidak ada reputasi, reputasi itu bukan proses, tapi ujung hasil reputasi itu bukan proses tapi diperoleh ujung dari membangun branding itu,” tutupnya.
Penjual Mobil Bekas Pilih Toyota
Hal senada turut disampaikan oleh Ardi Putra Setiawan. Ia merupakan pemilik JMB Motor yang menjual mobil-mobil bekas di Kabupaten Gowa.
“Toyota kan sudah lama toh posisinya, jadi boleh dikata di Sulawesi Selatan itu produk Toyota sudah sangat di percaya sampai di pelosok pelosok. Makanya kami pegang itu kebanyakan unit unit Toyota,” jelasnya kepada Bineka.co.id.
Ardi menyebut harga jual yang tinggi ini karena dua faktor. Kepercayaan terhadap brand dan kualitas mobil Toyota yang sudah diacungi jempol. Ia mencobakan Avanza masih banyak dicari orang karena fitur penggerak roda belakangnya.
“Karena penggerak roda belakangnya yang di cari orang, jadi soal kebutuhan, karena untuk menanjak lebih kuat katanya orang-orang, selain karena memang dipercaya brandnya,” tambahnya.
Ardi menyebut ada berbagai macam mobil Toyota yang ia jual di showroomnya yang terletak di Jalan Tun Abdul Razak itu. Mulai dari Avanza, Innova, Yaris Cross, Vellfire hingga Alpard.
“Mayoritas mobil toyota yang saya jual, ada macam macam yang saya jual di showroom. Ada Yaris, ada Innova, ada Alpard, ada Avanza. Rata rata random kalau mobil yang ada di showroom, ada terakhir 2015 paling tua, mobil Toyota juga, Vellfire,” imbuhnya.
Tinggalkan Balasan