Makassar, Bineka.co.id PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo Regional 4 memproyeksikan arus penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 di kawasan Indonesia Timur mencapai 882.620 orang. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 5 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 840.590 penumpang.

Peningkatan ini mencerminkan tren mobilitas masyarakat yang terus tumbuh, terutama melalui moda transportasi laut di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis mengatakan bahwa periode mudik Lebaran masih menjadi momen dengan pergerakan penumpang paling tinggi di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo di kawasan tersebut.

“Berdasarkan proyeksi operasional kami, arus penumpang pada masa Angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 882.620 orang, atau meningkat sekitar 5% dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren peningkatan mobilitas masyarakat serta semakin kuatnya konektivitas transportasi laut di wilayah Indonesia Timur,” ujar Abdul Azis.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir jumlah penumpang di pelabuhan yang berada di bawah pengelolaan Regional 4 terus mengalami peningkatan. Pada 2022 jumlah penumpang tercatat sekitar 594.263 orang. Angka itu kemudian naik menjadi 715.256 orang pada 2023, meningkat lagi menjadi 764.010 orang pada 2024, hingga mencapai 840.590 orang pada periode Angkutan Lebaran 2025.

Untuk musim mudik tahun ini, jumlah penumpang diperkirakan kembali bertambah hingga menembus 882.620 orang.

Menurut Abdul Azis, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran layanan penumpang selama periode mudik. Persiapan tersebut mencakup kesiapan fasilitas terminal penumpang hingga penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kami memastikan seluruh fasilitas terminal penumpang dalam kondisi siap operasional, serta melakukan penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder guna memastikan pelayanan mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M. Palesang menyebut sejumlah pelabuhan utama di wilayah Indonesia Timur diperkirakan kembali menjadi titik dengan arus penumpang terbesar selama masa mudik Lebaran.

Berdasarkan data Angkutan Lebaran 2025, lima pelabuhan dengan jumlah penumpang tertinggi di Regional 4 yaitu Pelabuhan Makassar sebanyak 126.006 penumpang, Balikpapan 112.531 penumpang, Ambon 103.679 penumpang, Parepare 97.174 penumpang, serta Ternate 67.460 penumpang.

Pada Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang di pelabuhan-pelabuhan tersebut diproyeksikan meningkat. Pelabuhan Makassar diperkirakan melayani sekitar 132.306 penumpang, Balikpapan 118.158 penumpang, Ambon 108.863 penumpang, Parepare 102.033 penumpang, serta Ternate 70.833 penumpang.

“Pelabuhan Makassar diproyeksikan tetap menjadi pelabuhan dengan arus penumpang tertinggi di Regional 4 selama masa mudik Lebaran, diikuti Balikpapan dan Ambon. Oleh karena itu kami menyiapkan penguatan pengelolaan arus penumpang serta optimalisasi layanan terminal penumpang di pelabuhan-pelabuhan tersebut,” kata Yusida.

Pada periode Angkutan Lebaran tahun lalu, puncak arus mudik tercatat terjadi pada H-3 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 41.049 orang. Sementara itu puncak arus balik terjadi pada H+7 dengan total 40.197 penumpang. Pola pergerakan tersebut diperkirakan kembali terjadi pada musim mudik tahun ini.

Untuk mendukung kelancaran layanan selama periode tersebut, Pelindo Regional 4 mengoperasikan 20 terminal penumpang di berbagai pelabuhan di wilayah Indonesia Timur.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pelindo optimistis pelayanan kepelabuhanan selama musim mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan optimal sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas logistik di kawasan timur Indonesia.