Makassar, Bineka.co.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Persiapan dilakukan seiring proyeksi meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut selama musim mudik.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis mengatakan kesiapan pelayanan difokuskan pada seluruh pelabuhan yang dikelola di kawasan Indonesia Timur, terutama pada terminal penumpang yang menjadi titik utama pergerakan masyarakat selama periode Lebaran.
“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan seluruh fasilitas dan operasional terminal penumpang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kami memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Abdul Azis.
Selama masa Angkutan Lebaran, Pelindo Regional 4 mengoperasikan 20 terminal penumpang yang tersebar di berbagai pelabuhan di wilayah Indonesia Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan layanan penumpang berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
Selain kesiapan fasilitas, perusahaan juga menekankan pentingnya standar keselamatan operasional selama periode pelayanan penumpang. Pelindo turut melakukan peningkatan kualitas layanan melalui pembenahan fasilitas terminal penumpang sebagai bagian dari transformasi pelayanan.
Pada periode Angkutan Lebaran sebelumnya, operasional terminal penumpang di wilayah Regional 4 tercatat berjalan lancar tanpa adanya insiden kecelakaan maupun korban jiwa selama masa pelayanan.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M. Palesang mengatakan perusahaan juga telah memetakan sejumlah pelabuhan yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama musim mudik.
“Berdasarkan evaluasi operasional tahun sebelumnya, terdapat beberapa pelabuhan yang menjadi titik dengan arus penumpang terbesar, yakni Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate. Kelima pelabuhan ini menjadi fokus penguatan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran,” jelas Yusida.
Ia menambahkan berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang, termasuk optimalisasi fasilitas terminal, peningkatan pengaturan arus penumpang, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kami melakukan penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk operator kapal, KSOP, serta instansi terkait lainnya, agar seluruh proses pelayanan penumpang selama masa mudik Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pelindo Regional 4 optimistis pelayanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M dapat berjalan lancar serta mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Indonesia Timur

Tinggalkan Balasan