Bineka.co.id, Makassar – Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun berjalan. Pertumbuhan positif tercatat pada seluruh sektor yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk pembiayaan, modal ventura, pergadaian, dan fintech P2P lending.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, mengungkapkan bahwa tren pertumbuhan IKNB menunjukkan sinyal optimisme terhadap pemulihan dan ekspansi sektor keuangan non-bank di wilayah timur Indonesia.
“Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di Wilayah Sulampua secara umum juga menunjukkan kinerja yang positif secara year on year. Pada sektor PVML, total pembiayaan pada perusahaan pembiayaan, modal ventura, pergadaian, dan fintech P2P lending mencatatkan pertumbuhan positif masing-masing tumbuh sebesar 7,47 persen, 30,20 persen, dan 57,58 persen,” kata Muchlasin.
Kinerja yang mencolok terlihat pada fintech peer-to-peer (P2P) lending, yang mencatat lonjakan pembiayaan hingga 57,58 persen. Ini menandakan minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis digital terus meningkat, seiring berkembangnya kebutuhan pembiayaan yang cepat dan mudah dijangkau.
OJK menilai peningkatan ini tak lepas dari adaptasi teknologi yang semakin kuat di kalangan pelaku IKNB serta dukungan ekosistem digital yang mulai matang di kawasan timur Indonesia. Ke depan, OJK akan terus memperkuat pengawasan dan perlindungan konsumen untuk menjaga stabilitas serta memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan