Bineka.co.id, Jakarta – Pembalap Pramac Yamaha sekaligus juara World Superbike (WSBK) 2025, Toprak Razgatlioglu, mendapat sambutan meriah saat berkunjung ke Jakarta pada Selasa (20/1/2026). Kehadirannya disambut bak pahlawan, khususnya saat menyambangi SMKN 39 Jakarta pada Selasa pagi.
Pembalap asal Turki yang juga akan tampil di MotoGP tersebut disambut antusias oleh para pelajar. Sorak-sorai menggema sejak Toprak memasuki area sekolah, mencerminkan besarnya antusiasme siswa dan siswi terhadap sosok juara dunia tersebut.
Kunjungan Toprak ke Indonesia berkaitan dengan agenda peluncuran tim pabrikan Yamaha untuk MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Rabu (21/1/2026). Momentum ini juga berdekatan dengan rangkaian persiapan MotoGP, termasuk shakedown test di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 29–31 Januari, yang dilanjutkan dengan tes resmi MotoGP pada 3–5 Februari.
Toprak yang telah tiga kali menyabet gelar juara dunia WSBK memanfaatkan kunjungan ini untuk berinteraksi langsung dengan para pelajar. Ia menyempatkan diri menyapa, membagikan tanda tangan, hingga menunjukkan atraksi freestyle seperti wheelie dan burn out di lingkungan sekolah.
Kehadiran pembalap berusia 29 tahun itu menjadi magnet tersendiri bagi para siswa. Antusiasme terlihat jelas sepanjang kunjungan, menegaskan popularitas Toprak di kalangan penggemar balap motor Tanah Air.
Dikutip dari Crash, Toprak mengungkapkan bahwa jelang MotoGP 2026 ia telah melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk perubahan gaya membalap.
“Ya, mungkin saya perlu mengubah beberapa gaya berkendara karena motor MotoGP benar-benar berbeda dari Superbike,” ucap Toprak.
Ia menjelaskan perbedaan karakter motor menjadi tantangan tersendiri dalam proses adaptasinya.
“Karena dengan Superbike, saya lebih banyak melakukan stop-and-go. Tetapi di MotoGP, kecepatan menikung lebih cepat daripada Superbike.”
Toprak mengakui saat ini masih berada dalam fase adaptasi dengan motor MotoGP. Perubahan gaya membalap dinilai menjadi kebutuhan penting agar mampu bersaing dan meraih hasil maksimal di level tertinggi balap motor dunia.
Selain Toprak, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pembalap binaan Yamaha asal Indonesia, di antaranya Candra Hermawan, Arai Agaska, Muhammad Faerozi Toreqotullah, dan Wahyu Nugroho, yang turut meramaikan agenda tersebut.

Tinggalkan Balasan