Enrekang, Bineka.co.id – Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangnga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serta Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Enrekang. Dukungan tersebut dinilai memberi dampak langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah pegunungan.

Ucapan terima kasih itu disampaikan seiring dengan rampungnya pengerjaan ruas jalan Malauwe di Kabupaten Enrekang hingga Surakan di Kabupaten Pinrang sepanjang 1,4 kilometer. Jalan penghubung lintas kabupaten Enrekang–Pinrang tersebut kini telah dimanfaatkan masyarakat dan dirasakan langsung manfaatnya, khususnya oleh warga Enrekang Utara yang selama ini bergantung pada akses jalan tersebut untuk aktivitas pertanian dan distribusi hasil bumi.

Bupati Yusuf Ritangnga mengungkapkan bahwa perbaikan jalan Malauwe–Surakan merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat di kawasan sentra produksi jagung terbesar di Kabupaten Enrekang. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, proses pengangkutan hasil pertanian menjadi lebih lancar dan aman, sekaligus menekan biaya logistik petani.

“Alhamdulillah, perbaikan jalan Malauwe–Surakan telah rampung dan manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Ruas ini merupakan jalan poros strategis yang berada di wilayah sentra produksi jagung terbesar di Kabupaten Enrekang,” ujar Yusuf Ritangnga, Jumat, 26 Desember 2025.

Selain ruas Malauwe–Surakan, Bupati Enrekang juga mengapresiasi perhatian Gubernur Sulsel terhadap pengerjaan jalan Kalosi–Cece sepanjang 2,5 kilometer yang terletak di Desa Sumillan, Kecamatan Alla. Jalan tersebut merupakan jalur poros penghubung wilayah Kalosi dan Cece yang selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Menurut Yusuf Ritangnga, jalan Kalosi–Cece memiliki peran strategis sebagai akses utama distribusi hasil pertanian di Kabupaten Enrekang. Ruas jalan ini menjadi lintasan kendaraan pengangkut hasil bumi yang keluar masuk daerah, khususnya menuju Terminal Pasar Agro yang menjadi pusat distribusi komoditas pertanian.

“Pengerjaan jalan Kalosi–Cece sangat penting karena menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian. Jalan ini akan dilalui banyak kendaraan yang mengambil muatan dari terminal agro sebelum keluar dari Kabupaten Enrekang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jalan Kalosi–Cece ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp11 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dukungan anggaran tersebut menunjukkan komitmen Gubernur Sulsel dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pegunungan.

“Insya Allah jalan Kalosi–Cece rampung akhir tahun 2025. Anggarannya merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Gubernur Sulsel dan Ibu Wakil Gubernur Sulsel atas perhatian dan dukungannya terhadap Kabupaten Enrekang,” pungkas Yusuf Ritangnga.