Makassar, Bineka.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, baru saja melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 25 Maret 2024. Laporan ini mengungkapkan kepemilikan sejumlah kendaraan mewah dan properti yang dimiliki oleh sang gubernur.
Salah satu aset menarik yang tercatat adalah mobil Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp600 juta. Selain itu, Andi Sudirman juga memiliki Toyota Fortuner TRD tahun 2018 dengan nilai Rp440 juta. Kendaraan tersebut menjadi bukti kepemilikan aset transportasi yang cukup mengesankan.
Tak hanya mobil mewah, Gubernur Sulsel ini juga memiliki Honda Jazz tahun 2004 senilai Rp55 juta dan motor Honda Beat tahun 2009 seharga Rp5 juta. Kendaraan-kendaraan ini menunjukkan variasi kepemilikan aset transportasi, dari yang mewah hingga yang sederhana.
Selain kendaraan, Andi Sudirman juga melaporkan kepemilikan tanah dan bangunan di beberapa lokasi strategis. Di Jakarta Selatan, ia memiliki properti seluas 175 m² dengan bangunan 96 m² senilai Rp3,05 miliar. Sementara di Bone, terdapat beberapa tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp5,655 miliar.
Di Makassar, gubernur juga memiliki dua properti, masing-masing senilai Rp1,05 miliar dan Rp700 juta. Total nilai harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp11,65 miliar, setelah dikurangi hutang sebesar Rp205 juta.
Laporan ini merupakan bagian dari kewajiban penyelenggara negara untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Andi Sudirman menegaskan bahwa seluruh harta yang dilaporkan merupakan hasil jerih payahnya sendiri.
Dengan adanya laporan ini, masyarakat dapat melihat secara jelas bagaimana harta kekayaan pemimpin mereka dikelola. Transparansi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas para penyelenggara negara.
LHKPN Andi Sudirman Sulaiman ini telah dipublikasikan secara resmi melalui situs elhkpn.kpk.go.id, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.***

Tinggalkan Balasan