Makassar, Bineka.co.id – PT Angkasa Pura Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kembali menggelar program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama InJourney Airports menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membantu masyarakat menjalani perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman, sekaligus memberi kesempatan untuk berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 400 peserta mudik diberangkatkan dari Makassar menuju Surabaya menggunakan kapal KM Labobar melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 16.00 WITA. Para peserta dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya setelah menempuh perjalanan laut dari Makassar.
Pelepasan peserta mudik dilakukan secara simbolis oleh Direktur Human Capital InJourney Airports Adi Nugroho, CEO Region V PT Angkasa Pura Indonesia, serta General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Minggus E. T. Gandeguai.
Program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama InJourney Airports merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial PT Angkasa Pura Indonesia yang dilaksanakan melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kegiatan ini juga termasuk dalam rangkaian gerakan nasional Mudik Gratis BUMN yang digelar secara serentak oleh berbagai perusahaan milik negara untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.
Melalui program ini, InJourney Airports berupaya menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertata dan terorganisir. Selain menyediakan fasilitas transportasi, kegiatan tersebut juga dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para peserta yang pulang ke kampung halaman.
Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama InJourney Airports merupakan bentuk kepedulian perusahaan sekaligus kontribusi BUMN dalam mendukung mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.
“Momentum mudik Lebaran merupakan tradisi yang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga perjalanan penuh makna untuk berkumpul kembali bersama keluarga, orang tua, dan sanak saudara setelah sekian lama terpisah karena aktivitas pekerjaan maupun perantauan,” ujarnya.
Adi Nugroho menambahkan bahwa melalui program tersebut perusahaan ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Melalui kegiatan ini sebanyak 400 peserta mudik diberangkatkan dari Makassar menuju Surabaya. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus E. T. Gandeguai, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi wujud kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung kelancaran program mudik bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menyediakan fasilitas perjalanan bagi peserta, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi inti dari program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama InJourney Airports.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari panitia pelaksana, instansi terkait, hingga seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi dengan baik sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Bagi sebagian peserta, program ini menjadi kesempatan berharga untuk kembali ke kampung halaman setelah cukup lama tidak melakukan perjalanan mudik. Beberapa di antaranya bahkan telah bertahun-tahun tidak pulang karena berbagai keterbatasan.
PT Angkasa Pura Indonesia melalui InJourney Airports menyatakan akan terus menghadirkan berbagai program yang memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung mobilitas yang aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Tinggalkan Balasan