Bineka.co.id, Makassar Mercure Makassar Nexa Pettarani menggelar Christmas Light Celebration 2025 dalam rangka perayaan Natal 2025 sebagai wujud kebersamaan, refleksi, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen hotel, komunitas Kristiani, serta anak-anak Panti Asuhan Murni.

Perayaan diawali dengan sambutan General Manager Mercure Makassar Nexa Pettarani, Wiwied Nurseka. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Natal tidak semata menjadi perayaan seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan mempererat hubungan antar sesama.

“Natal adalah momen untuk menyalakan harapan, memperkuat kebersamaan, dan berbagi kasih dengan sesama. Melalui Christmas Light Celebration ini, kami ingin menghadirkan perayaan Natal yang sederhana namun bermakna, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Wiwied Nurseka.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat melalui penampilan paduan suara anak-anak Panti Asuhan Murni, penyampaian pesan Natal, serta doa bersama yang dipimpin Pendeta Lukas Dayung. Acara dilanjutkan dengan prosesi penyalaan lilin dan lampu pohon Natal sebagai simbol terang, damai, dan harapan.

Potret para anak-anak panti asuhan saat mendengar khotbah dari Pendeta Lukas Dayung.

Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan, Mercure Makassar Nexa Pettarani juga menyerahkan kado dan angpao Natal kepada anak-anak panti asuhan. Inisiatif ini mencerminkan kepedulian hotel terhadap komunitas lokal, sejalan dengan nilai keberlanjutan dan inklusivitas yang menjadi bagian dari komitmen jaringan Accor.

Perayaan Christmas Light Celebration 2025 ditutup dengan kebersamaan dalam suasana kekeluargaan, yang mencerminkan makna Natal sebagai momen berbagi, bersyukur, dan mempererat persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, Mercure Makassar Nexa Pettarani menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan perhotelan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif berkontribusi bagi lingkungan sosial di sekitarnya. Singkatnya, hotel tidak sekadar menyalakan lampu Natal, tetapi juga menyalakan empati.