Makassar, Bineka.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan merilis hasil kinerja positi ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 5,43 persen ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 5,02 persen, pada triwulan IV – 2025 ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh 5,99 persen secara year-on-year, meskipun secara triwulan mengalami kontraksi di angka 0,42 persen (quarter -to-quarter).

Pakar Ekonomi asal universitas UIN Alauddin Makassar Associate Prof. Dr. Ilham, S.E., M.M., M.H capaian ini menunjukan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif dan berkelanjutan ini sesuai dengan tujuan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dengan 4 (empat) program prioritas dengan penerapan ekonomi Biru dan ekonomi Hijau.

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan terlihat nyata pada sektor pendorong utama; kebijakan Hilirisasi industri dengan kontribusi signifikan terhadap nilai produk lokal di susul di sektor pertanian yang dijadikan pilar utama dengan dukungan komoditas unggulan kakao, kopi, kelapa dll sehingga konsumsi rumah tangga dan masyarakat tetap stabil,” ujarnya, Senin 9 Februari 2026.

Termasuk kata Ilham adalah realisasi investasi Sulawesi Selatan pada tahun 2025 dengan capaian sebesar Rp.19.,544 triliun, melonjak di angka 39,25 persen jika di bandingkan tahun sebelumnya.

Kebijakan nyata lain yang dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman lanjut Ilham yakni meningkatnya konektivitas wilayah yang mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan tengah Sulawesi Selatan sehingga kualitas infrastruktur mempercepat mobilitas masyarakat Sulawesi Selatan.