Bone, Bineka.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang dirangkaikan dengan tradisi sakral “Mattompang Arajang” di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026). Kehadiran Andi Sudirman Sulaiman dalam momentum ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, tetapi juga membawa kabar penting terkait arah pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman Sulaiman memaparkan progres sekaligus rencana strategis pembangunan daerah melalui enam paket proyek multiyears dengan total anggaran mencapai Rp3,7 triliun. Program yang digagas Pemerintah Provinsi Sulsel ini difokuskan untuk menjawab persoalan infrastruktur jalan provinsi yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
“Alhamdulillah, kita di provinsi dapat melaksanakan enam paket proyek multiyears senilai Rp3,7 triliun. Insya Allah ini akan menjawab semua persoalan jalan provinsi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.
Lebih lanjut, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pelaksanaan proyek tersebut akan dilakukan secara bertahap, mengingat skala pembangunan yang cukup besar dan membutuhkan perencanaan matang. Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan realisasi agar keluhan masyarakat tidak terus berlarut.
“Tentu kita akan laksanakan secara bertahap karena ini memerlukan waktu. Saya khawatir jika tidak dilaksanakan, maka kita semua jajaran pemerintahan akan menjadi bulan-bulanan masyarakat karena keluhan sudah sampai titik nadir,” tambah Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam momentum Hari Jadi Bone ini, Andi Sudirman Sulaiman juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Sulawesi Selatan serta unsur Forkopimda atas dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang tengah berjalan. Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata.
Puncak peringatan Hari Jadi Bone ke-696 tahun ini mengusung tema “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone” yang bermakna semangat persatuan dalam membangun dan menopang negeri Bone. Tema ini dinilai selaras dengan visi pembangunan yang terus didorong oleh Andi Sudirman Sulaiman, yakni memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan daerah.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin menyambut langsung para tamu undangan yang hadir. Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan rasa syukur atas kehadiran berbagai tokoh penting di momentum bersejarah tersebut.
“Selamat datang di Kabupaten Bone, terima kasih semua. Saya berbahagia dan bersyukur atas kedatangan ta,” ujar Andi Asman.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman dan Nurdin Halid, serta anggota DPD RI Waris Halid. Kehadiran mereka memperkuat posisi Hari Jadi Bone sebagai ajang strategis yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi pembangunan.
Hadir pula perwakilan pemerintah pusat Helmi Halimat Udhmah serta unsur Kementerian Pertahanan melalui Mayjen TNI Robi Hermawan. Dari jajaran Forkopimda Sulsel, tampak Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, serta Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi.
Selain itu, sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan luar daerah juga turut hadir, termasuk mantan Bupati Bone periode 2013–2023 Fahsar M. Padjalangi serta Komisaris Utama PT Semen Tonasa Andi Rio Idris Padjalangi.
Peringatan Hari Jadi Bone ke-696 ini juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bone, pimpinan dan anggota DPRD Bone, aparat TNI-Polri, serta pimpinan instansi vertikal lainnya. Seluruh elemen tersebut berbaur dalam suasana kebersamaan, memperkuat semangat persatuan yang menjadi ruh utama dalam peringatan tahun ini.
Momentum ini menegaskan bahwa kehadiran Andi Sudirman Sulaiman tidak hanya membawa pesan pembangunan, tetapi juga harapan baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya dalam peningkatan kualitas infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan