Makassar, Bineka.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memaparkan sejumlah capaian pembangunan serta program strategis saat pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, sektor Pariwisata menjadi salah satu fokus utama yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pembukaan PSBM berlangsung di Ballroom Phinisi Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 26 Maret 2026. Kegiatan yang diinisiasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) bersama Kadin Sulsel dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut dihadiri sekitar 2.000 saudagar dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menegaskan bahwa forum ini memiliki makna besar karena mempertemukan tokoh-tokoh penting, termasuk gubernur dan wakil gubernur dari berbagai wilayah di Indonesia, khususnya kawasan selatan. Ia menilai forum seperti PSBM menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam pengembangan Pariwisata dan investasi daerah.

“Ini adalah forum besar yang mempertemukan tokoh-tokoh kita. Harapannya ke depan terus bertambah dan memperkuat kolaborasi,” kata Andi Sudirman.

Adik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tersebut juga menyampaikan bahwa pada periode saat ini, pembangunan infrastruktur terus dilanjutkan dengan target 1.000 kilometer jalan dalam tiga tahun pertama. Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga mendukung pengembangan sektor Pariwisata di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Menurut Andi Sudirman, pembangunan jalan tersebut mencakup ruas-ruas yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Proyek ini juga melibatkan kontraktor nasional dengan tetap memberikan porsi sebesar 45 persen bagi pelaku lokal melalui skema kerja sama, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas.

Selain infrastruktur jalan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga fokus pada sektor pertanian melalui pembangunan dan optimalisasi jaringan irigasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara penguatan ketahanan pangan dan pengembangan sektor unggulan lainnya, termasuk Pariwisata.

Di sektor Pariwisata, Andi Sudirman mengungkapkan bahwa kawasan Malino akan dikembangkan sebagai destinasi terpadu. Pengembangan ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan rekreasi, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan pengembangan usaha berbasis komunitas.

Sementara itu, dalam bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merencanakan pembangunan rumah sakit di wilayah Kabupaten Luwu. Fasilitas kesehatan tersebut akan dilengkapi dengan peralatan modern guna meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah.

“Fasilitasnya lengkap, termasuk CT scan dan peralatan medis lainnya, sehingga masyarakat di daerah tidak perlu lagi jauh ke Makassar untuk mendapatkan layanan,” kata Andi Sudirman.

Melalui berbagai program strategis tersebut, Andi Sudirman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang terintegrasi antara infrastruktur, pertanian, kesehatan, dan Pariwisata. Ia berharap sinergi yang terbangun dalam forum PSBM dapat mempercepat realisasi program-program tersebut serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.