Makassar, Bineka.co.id – Perpanjangan kontrak Marc Marquez bersama Ducati hingga kini belum menemukan titik terang. Proses negosiasi yang sudah berjalan berbulan-bulan masih tertahan, meski bukan karena persoalan nilai kontrak.
Bos Ducati, Mauro Grassilli, sebelumnya mengakui bahwa pembahasan kontrak baru Marquez lebih rumit dibanding saat pertama kali merekrutnya. Pernyataan itu memicu spekulasi luas, terutama di media-media Eropa.
Durasi Kontrak Jadi Isu Utama
Laporan terbaru menyebutkan, kendala utama bukan soal bayaran, melainkan durasi kontrak. Marquez dikabarkan meminta skema 1+1—kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan satu musim berikutnya—bukan langsung dua tahun seperti yang lazim ditawarkan tim pabrikan.
Permintaan tersebut tak lepas dari perubahan regulasi besar di MotoGP yang mulai berlaku pada 2027. Dengan kontrak 1+1, Marquez memiliki fleksibilitas untuk menentukan langkah kariernya setelah melihat arah kompetisi di era regulasi baru.
Isyarat Kembali ke Honda?
Spekulasi semakin liar ketika muncul rumor bahwa “The Baby Alien” membuka peluang kembali ke Honda pada 2027, sekaligus menutup siklus kariernya di kelas utama.
Isu itu menguat setelah Marquez mencoret namanya sendiri dari prediksi line-up Ducati untuk musim 2027. Ia justru menyebut Francesco Bagnaia dan Alex Marquez sebagai duet potensial tim asal Bologna tersebut.
Komentar tersebut bisa ditafsirkan sebagai sinyal bahwa Marquez ingin kepastian terkait tandem dan arah proyek Ducati. Namun, di sisi lain, tak sedikit yang menilai itu sebagai kode halus menuju fase akhir kariernya.
Apakah ini strategi negosiasi, manuver psikologis, atau benar-benar penanda babak terakhir? Di MotoGP, drama di luar lintasan sering kali tak kalah cepat dari balapan itu sendiri.

Tinggalkan Balasan