Bineka.co.id, Makassar – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengalami insiden terjatuh saat menjalani sesi latihan motor di Aspar Circuit, Valencia, Spanyol, Kamis (22/1/2026). Meski sempat membuat khawatir, pembalap berusia 32 tahun itu dipastikan tidak mengalami cedera serius.

Insiden tersebut terjadi di tengah proses pemulihan Marquez dari cedera bahu kanan yang dialaminya akibat insiden balapan dengan Marco Bezzecchi di Mandalika pada Oktober 2025 lalu. Setelah menjalani rehabilitasi intensif, Marquez mulai mendapatkan izin kembali berlatih motor sejak akhir Desember 2025.

Dalam masa pemulihan tersebut, Marquez tidak hanya menjalani latihan motocross, tetapi juga rutin menunggangi Ducati Panigale V2 dan V4 di Aspar Circuit. Ia kerap berlatih bersama sang adik, Alex Marquez, serta sejumlah pembalap muda seperti Fermin Aldeguer, David Alonso, dan Maximo Quiles.

Usai menghadiri peluncuran skuad Ducati Lenovo Team di Madonna di Campiglio, Italia, pada 19 Januari 2026, Marquez memilih langsung kembali ke Madrid. Ia bahkan menolak ajakan bermain ski bersama kru Ducati demi menjaga kondisi bahunya agar tidak kembali bermasalah.

Fokus latihan pun dialihkan sepenuhnya ke lintasan. Pada Kamis tersebut, Marquez dijadwalkan mengendarai Panigale V2. Namun, media Italia, GPOne, melaporkan bahwa ia mengalami kecelakaan ringan saat sesi latihan.

“Dilihat dari video, Marc Marquez terjatuh kemarin saat latihan di Sirkuit Aspar di Valencia, tapi tanpa konsekuensi serius. Pembalap Ducati itu baik-baik saja dan dapat melanjutkan persiapannya untuk memulai musim MotoGP seperti biasa,” tulis GPOne dalam laporannya, Jumat (23/1/2026).

Marquez sendiri mengakui bahwa dirinya masih dalam tahap mengembalikan stamina dan feeling berkendara setelah cukup lama menepi akibat cedera. Hal tersebut disampaikannya kepada Sky Sport Italia, menjelang tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari 2026.

“Dua pekan lalu, performa saya menurun, yang biasa terjadi selama rehabilitasi. Saat memaksakan diri sedikit, dan tubuh memaksa saya melambat. Saya kurang stamina. Saya bisa berkendara dengan sangat baik, tapi keesokan harinya saya kesulitan,” ujar Marquez.

Ia menambahkan bahwa proses pemulihan masih terus berjalan, meski menunjukkan perkembangan positif.

“Kini sudah empat bulan (sejak cedera). Saya mulai berkendara tiga pekan lalu dan saya perlahan-lahan membaik. Namun, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk siap menghadapi balapan pertama di Thailand,” pungkasnya.