Bineka.co.id, Barcelona – Veda Ega Pratama mencatat hasil bagus saat kualifikasi kedua (Q2) JuniorGP di Circuit de Barcelona-Catalunya, Sabtu (1/11/2025), dengan mencatat waktu tercepat kelima, menyamai hasil pada putaran sebelumnya di Misano beberapa pekan lalu.
Hasil ini jadi perayaan kabar gembira bergabungnya pebalap Astra Honda Racing Team tersebut dengan Honda Team Asia untuk berkompetisi di Kejuaraan Dunia Moto3 tahun depan. Bagi tim, ini juga merupakan pencapaian perdana di mana pebalap mereka bisa mencatat dua posisi lima besar secara beruntun pada sesi Q2 JuniorGP. Sementara itu, Muhammad Kiandra Ramadhipa juga menunjukkan adaptasi luar biasa dengan trek baru, dan berhasil menjadi yang tercepat ke-10 pada sesi Q2.
Meskipun ini merupakan debut beraksi di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Veda dan Ramadhipa dapat beradaptasi dengan baik sejak Kamis pagi, ketika permukaan lintasan sedang lembap. Kondisi membaik pada hari Jumat yang membuat kedua pebalap ini bisa memperbaiki catatan waktu.
Veda berada di urutan ke-15 lalu ke-3 pada latihan bebas pertama dan kedua, dengan catatan terbaik 1:47.933, hanya 0.049 detik dari pebalap tercepat, sekaligus menyamai hasil terbaiknya pada sesi Jumat musim ini. Ramadhipa menjadi pebalap tercepat kedua pada free practice Grup A kelas ETC. Waktu tercepatnya adalah 1:51.985, yang menempatkannya di posisi kelima tercepat seluruh pebalap, 8 per 10 detik lebih lambat dari pebalap tercepat.
Kondisi cuaca lebih stabil pada Sabtu dengan suhu permukaan yang semakin bertambah. Tetapi, sesi latihan berjalan di suhu yang cukup rendah, sekitar 14°C, yang membuat para pebalap harus ekstra hati-hati pada percobaan pertama.
Veda mengawali hari Sabtu dengan percaya diri dan mencatat posisi terbaik sesi latihan sejauh ini, yaitu keenam. Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut sudah berada di posisi 10 besar ketika lintasan masih dingin, sebelum bendera merah muncul dan sesi dihentikan selama beberapa menit.
Dia kemudian mencatat lap luar biasa yang seketika menempatkannya di posisi pebalap tercepat, sekaligus menjamin posisi di Q2. Pada lima menit terakhir, Veda melakukan beberapa putaran untuk menambah jarak tempuh dan secara keseluruhan mencatat 13 putaran pada sesi ini. Namun, tanpa ada perubahan catatan waktu, dia akhirnya berada di urutan keenam dengan 1:48.141.
Pada Q2, suhu lintasan mencapai 24°C yang membuat Veda bisa lebih cepat dan konsisten sepanjang sesi kualifikasi. Pebalap Astra Honda tersebut mengawali sesi dengan kuat dan mencatat waktu tercepat kelima pada percobaan pertama, dengan beberapa pebalap yang mengikutinya.
Dia lalu mencatat waktu empat per sepuluh detik lebih cepat yang berhasil menempatkannya di baris posisi terdepan. Sebelum kembali ke pit, pebalap Indonesia tersebut melakukan percobaan ketiga dan lebih cepat satu per seribu detik, yang menempatkannya di posisi ketiga tercepat.
Setelah berganti larangan, Veda hanya mendapatkan sekali kesempatan terbang lap dan sempat menjadi tercepat di salah satu sektor yang bisa menempatkannya di pole position, namun catatan waktunya dibatalkan karena dia melewati batas lintasan.
Dia akhirnya berada di posisi tercepat kelima dengan catatan terbaik 1:47.876, hanya 0,2 detik dari peraih pole position dan merupakan jarak waktu paling setara dengan pebalap tercepat sejauh ini.
Ramadhipa mengamankan tempat di Q2 setelah hasil yang solid pada sesi latihan. Sejak awal sesi, dia sudah bisa menajamkan waktunya. Dengan 1:51.745, yang merupakan catatan terbaiknya pada sesi ini, dia sempat berada di posisi tercepat.
Saat mencoba untuk menajamkan waktunya pada lima menit sesi terakhir, Ramadhipa tidak bisa bergabung dengan grup untuk mendapatkan slipstream dan akhirnya tercatat di posisi keempat tercepat Grup A, dan ke-8 detik secara keseluruhan, setelah melakukan 10 lap.
Ramadhipa juga mendapatkan kondisi trek yang ideal, dengan suhu 25°C. Dia berada di belakang grup dan mendapatkan keuntungan dari slipstream. Setelah berada di urutan keempat tercepat setelah percobaan pertama, dia bisa naik ke kedua pada bercobaan kedua, sangat dekat dengan catatan posisi terbaiknya di Circuit de Barcelona-Catalunya.
Berada di grup, Ramadhipa mencoba mengikuti pebalap lain untuk percobaan terakhir, tetapi tidak bisa melakukan lap yang sempurna dan akhirnya berada di urutan keempat tercepat Grup A. Setelah 8 lap, dia mencatat waktu terbaik 1:51.911, lima per sepuluh detik dari waktu terbaik di Grup A, dan ke-10 dari semua pebalap, yang menempatkannya di baris keempat grid. Sayangnya, Ramadhipa mendapatkan penalti karena melambat saat Q2, sehingga harus start dari grid belakang, bersama beberapa pebalap yang juga mendapatkan penalti sama.
Secara keseluruhan, ini merupakan Sabtu yang bagus bagi pebalap Astra Honda, baik di kelas JuniorGP maupun ETC. Hampir selalu berada di 10 besar setiap sesi selama akhir pekan ini, Veda dan Ramadhipa akan mencoba mendapatkan hasil bagus pada balapan pertama mereka di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (2/11/2025).
Dengan target yang jelas pada total tiga balapan yang akan dijalani kedua pebalap, semua anggota Junior Talent Team harus bersiap. Balapan JuniorGP akan digelar pada pukul 17:00 WIB dan 20:00 WIB, dengan masing-masing akan berlangsung dalam 14 lap. ETC hanya menggelar satu balapan 13 lap pada pukul 19:00 WIB

Tinggalkan Balasan