Makassar, Bineka.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemprov Sulsel dalam merespons dinamika global yang berpotensi berdampak pada sektor energi dan ekonomi.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel tengah menyiapkan berbagai skema efisiensi, termasuk pengaturan pola kerja aparatur sipil negara.

“Ada permohonan dari Bapak Presiden untuk penghematan (BBM). Bagaimana hemat tentang penggunaan bahan bakar,” ujar Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Sulsel mulai mempertimbangkan penerapan kebijakan work from home atau work from anywhere (WFA) pasca libur Lebaran. Kebijakan ini dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi mobilitas harian, sehingga berkontribusi pada penghematan penggunaan BBM.

Selain itu, langkah Pemprov Sulsel ini juga diarahkan untuk menjaga stabilitas operasional pemerintahan di tengah potensi tekanan global, termasuk fluktuasi harga energi dan ketidakpastian ekonomi internasional. Dengan pola kerja yang lebih fleksibel, diharapkan produktivitas tetap terjaga tanpa meningkatkan beban konsumsi energi.

“Dengan begitu, Pemprov Sulsel melakukan WFA setelah libur lebaran dan akan dipertimbangkan untuk penerapan kedepannya.”

Meski demikian, Pemprov Sulsel menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum diberlakukan secara menyeluruh. Pemerintah daerah masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat sebagai dasar hukum implementasi di lapangan.

“Mungkin nanti kita akan pertimbangkan setelah nanti ada resmi surat dari Bapak Presiden. Mohon nanti pengertiannya semuanya, mudah-mudahan itu dapat menambah bagaimana efisiensi kita,” tutupnya.

Ke depan, Pemprov Sulsel juga akan terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas kebijakan ini, termasuk dampaknya terhadap pelayanan publik. Pemerintah daerah memastikan bahwa setiap langkah efisiensi tetap memperhatikan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Sulsel berharap dapat berkontribusi dalam upaya nasional menjaga ketahanan energi sekaligus memperkuat efisiensi birokrasi di tengah tantangan global yang terus berkembang.